BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan, Bagus Susetyo mengaku belum mengetahui tentang isu penambahan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk interior gedung baru DPRD Kota Balikpapan.
Menurut Bagus, dirinya belum mengetahui secara pasti karena pihak terkait, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pekerjaan Umum, tidak berada di lokasi saat peninjauan atau inspeksi mendadak (sidak).
“Ya pokoknya saya tidak tahu pasti, karena PPK-nya dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga tidak ada. Saya konfirmasinya memang agak mendadak, tapi intinya saya senang sudah terlihat baik. Begitu juga untuk kualitas pembangunannya sudah di atas baik,” ujar Bagus, disela-sela kegiatan sidak, Kamis (16/4/2026).
Isu dugaan penambahan anggaran sebesar Rp10 miliar di tahun 2026 tersebut, saat ini sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, sejumlah anggota DPRD Kota Balikpapan juga sudah mendengar isu itu. Sayang, mereka enggan berkomentar terkait dugaan informasi penambahan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk interior tersebut.
Sementara itu, dalam sidaknya Bagus yang didampingi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Neny Dwi Winahyu, serta sejumlah staf mengaku senang gedung baru DPRD Kota Balikpapan sudah rampung alias selesai.
Namun, dia memberikan catatan penting yang harus dilakukan agar gedung baru DPRD Kota Balikpapan ini dapat segera difungsikan. Beberapa catatan penting itu di antaranya terkait pembangunan lift, sistem kelistrikan, serta sejumlah bagian gedung yang belum sempurna.
“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian sehingga fungsi bangunan belum maksimal, salah satunya lift,” ujar Bagus.
Ia menjelaskan, kendala utama pada lift berkaitan dengan Main Distribution Panel (MDP) atau sistem kelistrikan gedung. Secara teknis, mesin lift disebut sudah siap, namun masih menunggu sambungan daya listrik agar dapat beroperasi.
“Kalau secara keseluruhan, pekerjaan ini sudah selesai. Tinggal penyempurnaan, khususnya pada kelistrikan,” tambahnya.
Meski demikian, Bagus menilai secara umum kualitas pembangunan gedung sudah baik. Ia juga mengapresiasi kondisi ruang rapat paripurna yang dinilai representatif dan telah dilengkapi perabot.
“Ruang paripurnanya cukup bagus, mebelnya juga sudah siap. Jika lift sudah berfungsi, gedung ini bisa digunakan secara optimal,” pungkasnya. (*/fa/ra)