Ditanya Antisipasi Siswa Titipan, Kadisdik Balikpapan Panik

BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufik terlihat panik saat ditanya seorang wartawan tentang antisipasi siswa titipan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 26 Juni mendatang, ketika jumpa pers di Balai Kota Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Rabu (14/06/2023).

“Kan sudah tahu semua. Ini, anu, Poniran ini aduh, eee apa namanya, bermain di air keruh. Mengajari ikan berenang. Aduh,” kata Irfan Taufik.

Sayang, Irfan tak juga memberikan penjelasannya terkait hal tersebut. Padahal, setiap tahun proses PPDB di Balikpapan kerap menimbulkan polemik berkepanjangan hingga menimbulkan adanya dugaan siswa titipan.

Sementara itu, dalam paparannya di hadapan puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik ini, Irfan mengatakan, perkembangan persiapan PPDB online tahun ajaran 2023/2024 yang rencananya akan dimulai pada 26 Juni 2023 mendatang.

“Mulai hari ini PPDB online di Balikpapan pada posisi penguatan sistem dengan PT Telkom dan seluruh sekolah di Balikpapan, seperti SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri. Jadwal berikutnya adalah verifikasi dan validasi,” kata Irfan.

Menurut Irfan, verifikasi dan validasi untuk PPDB di Disdikbud Balikpapan itu, ada 4 jalur. PPDB melalui jalur zonasi, afirmasi, prestasi dan jalur perpindahan orang tua. Itu semua divalidasi yang akan dibuka pada 21-30 Juni 2023.

Mereka yang mengikuti PPDB melalui jalur prestasi sudah melakukan legalisir, baik di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan jika prestasinya melalui Disporapar Balikpapan, dan Disdikbud jika prestasi yang diperoleh dari kegiatan yang dilaksanakan Disdikbud Balikpapan serta lainnya.

“Untuk pendaftaran, Dinas Pendidikan Balikpapan membuka link pendaftaran dimulai pada tanggal 26, 27, 28 dan 30 Juni 2023. Tanggal 29 Juni libur pendaftaran karena Lebaran Haji,” jelasnya.

Warga yang ingin mendaftarkan anak-anaknya, menurut Irfan, bisa melalui link https://disdik.balikpapan.go.id. Pihaknya mempersilakan masyarakat membuka link tersebut, dan nanti ada templet yang PPDB siap online.

“Karena sistem online, tidak ada pendaftaran dibuka di sekolah. Tapi di dalam juknis (petunjuk teknis), jika yang bersangkutan tidak memahami cara mengisinya, cara menyampaikannya, upload dan seterusnya, dia bisa ke sekolah yang dituju. Di sana ada petugas PPDB yang akan membantu,” ujarnya.

Selanjutnya, berkas PPDB diverifikasi dan divalidasi. Kalau dulu, verifikasi dan validasi bisa sampai 500 orang yang datang dan ada yang tidak terlayani. Sekarang pendaftarannya secara online dan bisa diklik di PPDB Balikpapan Siap Online.

“Jadi dia tahu kapan dilayani, hari apa dan tanggal berapa dilayani, tidak harus ke Disdikbud untuk mencari atau mengetahui kapan dia dilayani untuk verifikasi,” tandas Irfan.

Lebih lanjut, kata Irfan, seluruh tim verifikator yang diambil dari Dinas Pendidikan untuk jalur prestasi dan perpindahan tugas orang tua dan tim dari Dinas Sosial untuk mengetahui apakah yang bersangkutan masuk di jalur afirmasi atau tidak. Kemudian, jalur khusus Tahfiz Qur’an, tim verifikatornya dari Kementerian Agama Balikpapan.

“Semua tim verifikator tahun lalu masing-masing ada di kantornya. Tahun ini akan kita buat desk layanan verifikasi, semua terpusat di Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. Sehingga tidak ada lagi verifikasi di luar dari itu. Tim Kemenag juga akan kita panggil untuk melayani kawan-kawan semua,” pungkas Irfan.

(*/ben/ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *