Hari Pertama Sekolah, Siring SDN 022 Balikpapan Timur Retak Parah, Ancam Keselamatan Murid

BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Kondisi prasarana Sekolah Dasar Negeri (SDN) 022 Balikpapan Timur di kawasan Perumahan Bukit Batakan Permai 3, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, memprihatinkan. Siring atau dinding penahan tanah di lingkungan sekolah tersebut mengalami retak cukup parah sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga sekolah.

Kerusakan tersebut menjadi perhatian serius karena siring memiliki fungsi penting sebagai penahan tanah untuk mencegah longsor sekaligus menjaga kestabilan bangunan utama sekolah. Apabila tidak segera diperbaiki, retakan berpotensi semakin melebar dan mengancam keamanan para siswa maupun tenaga pendidik.

Ironisnya, kondisi itu terjadi saat SDN 022 Balikpapan Timur tengah melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, mengaku baru menerima informasi mengenai kondisi terkini prasarana sekolah tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada awak media yang telah menyampaikan informasi sehingga persoalan itu dapat segera ditindaklanjuti.

“Terima kasih atas informasinya. Semua proyek yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memang dapat diawasi oleh siapa saja, termasuk masyarakat. Pengawasan publik sangat penting agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan,” ujar Taqwa saat ditemui di Kantor DPRD Kota Balikpapan, Senin (13/7/2026).

Setelah melihat dokumentasi kerusakan, Taqwa mengaku prihatin. Menurutnya, fasilitas pendidikan merupakan ruang publik yang harus menjamin keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik.

“Ini sangat miris. Bangunan sekolah seharusnya sudah siap digunakan ketika anak-anak mulai masuk sekolah. Sarana dan prasarana harus memenuhi standar keamanan karena sekolah adalah tempat belajar yang harus memberikan rasa nyaman dan aman bagi anak-anak,” tegasnya.

Politikus Partai Gerindra Balikpapan tersebut memastikan persoalan itu akan dibawa ke Komisi IV DPRD Kota Balikpapan yang membidangi pendidikan untuk dilakukan peninjauan langsung ke lokasi. DPRD juga akan menginvestigasi sejauh mana pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Balikpapan sebagai pengguna anggaran.

“Kami akan turun ke lapangan bersama Komisi IV untuk melihat langsung kondisinya. Kami ingin mengetahui bagaimana pengawasan dari pengguna anggaran, terutama Dinas Pendidikan,” kata Koordinator Komisi IV DPRD Balikpapan tersebut.

Selain itu, DPRD berencana memanggil kontraktor pelaksana proyek guna meminta penjelasan terkait kerusakan yang terjadi. Menurut Taqwa, apabila proyek tersebut baru selesai dikerjakan, maka masih terdapat masa pemeliharaan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa.

“Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut keamanan dan keselamatan. Kami juga akan memanggil kontraktor pelaksana. Jika bangunan ini masih dalam masa pemeliharaan, maka harus segera dilakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia berharap investigasi yang akan dilakukan DPRD dapat mengungkap penyebab kerusakan sekaligus memastikan langkah perbaikan segera dilakukan agar proses belajar mengajar di SDN 022 Balikpapan Timur dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. (*/fa/ra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *