BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 InJourney Airports, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Wilayah Regional VI memperkuat komitmennya terhadap pemberdayaan dan inklusivitas masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) InJourney Airports Ramah Difabel.
Dalam program tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp100 juta kepada dua penerima manfaat di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yakni Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Balikpapan dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan.
Regional CEO VI PT Angkasa Pura Indonesia, Minggus E. T. Gandeguai, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.
Dari total bantuan Rp100 juta, masing-masing Rp50 juta disalurkan kepada SLBN Balikpapan dan PPDI Kota Balikpapan.
Bantuan untuk SLBN Balikpapan diperuntukkan bagi pengadaan prasarana penunjang kegiatan pembelajaran vokasional. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran sekaligus meningkatkan keterampilan peserta didik sebagai bekal menuju kemandirian.
“Dukungan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan mobilitas sekaligus mendorong pengembangan keterampilan dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas,” ujar Minggus, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, momentum HUT ke-2 InJourney Airports menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk terus memperkuat kontribusi sosial kepada masyarakat di wilayah operasionalnya.
“HUT ke-2 InJourney Airports menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat kontribusi kepada masyarakat. Melalui program InJourney Airports Ramah Difabel, kami ingin menghadirkan manfaat yang nyata sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih inklusif,” katanya.
Sementara itu, Ketua PPDI Kota Balikpapan, Sugianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan PT Angkasa Pura Indonesia.
Bantuan sebesar Rp50 juta yang diterima PPDI Kota Balikpapan tersebut akan dimanfaatkan untuk pengadaan kaki palsu serta peralatan pelatihan membatik bagi penyandang disabilitas.
Selain program InJourney Airports Ramah Difabel, rangkaian kegiatan HUT ke-2 InJourney Airports juga diisi dengan program CSR InJourney Airports Tanggap Bencana Kantor Regional VI.
Melalui program tersebut, perusahaan menyalurkan 20.000 masker kepada pengguna jasa dan masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan.
Sebanyak 5.000 masker disalurkan melalui Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, 7.000 masker melalui Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak, serta 8.000 masker melalui Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya.
Penyaluran masker tersebut dilakukan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan terkait sebagai langkah preventif untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Program InJourney Airports Tanggap Bencana menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara di Kantor Regional VI. Bantuan masker ini merupakan upaya preventif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-2 InJourney Airports juga mencakup aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Kantor Cabang Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.
Dalam kegiatan tersebut, santunan yang disalurkan mencapai Rp100 juta.
“Program InJourney Airports aksi sosial kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa ini menjadi bentuk rasa syukur atas kepercayaan dan dukungan yang telah mengiringi perjalanan kami selama dua tahun ini,” tutup Minggus.
Melalui berbagai program CSR tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Wilayah Regional VI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program pemberdayaan penyandang disabilitas, bantuan tanggap bencana, hingga santunan sosial diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT perusahaan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran perusahaan dalam menciptakan nilai bersama dan membangun lingkungan yang semakin inklusif. (*/fa/ra)