Dispustakar Balikpapan Buka Night At Library, Antusias Pengunjung Tinggi

BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar) Kota Balikpapan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan minat baca dan memperluas akses literasi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Night at Library yang digelar di ruang baca umum lantai 3 Gedung Dispustakar, Jalan Pierre Tendean, Balikpapan, Rabu (16/9/2026).

Kepala Dispustakar Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memperpanjang waktu layanan perpustakaan, khususnya untuk masyarakat yang memiliki aktivitas pada pagi hingga siang hari.

Menurutnya, Night at Library menyasar kalangan pekerja dan mahasiswa yang baru memiliki waktu luang pada malam hari untuk membaca, mencari referensi maupun mengikuti kegiatan literasi.

“Memang sasarannya adalah para pekerja dan mahasiswa yang mungkin baru bisa datang ke Perpustakaan Kota Balikpapan pada malam hari. Kegiatan ini juga kami menggandeng Komunitas Baca Buku sebagai bagian dari Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS),” kata Neny.

Ia menjelaskan, melalui konsep TPBIS, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk berdiskusi dan melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam Night at Library adalah diskusi yang digelar Komunitas Baca Buku Kota Balikpapan setelah membaca buku tertentu. Para peserta kemudian berdiskusi untuk mengambil kesimpulan dan membagikan pemahaman dari buku yang telah dibaca.

“Nah, itulah yang kami coba rangkul dan kami berikan ruang. Karena rata-rata mereka pekerja dan mahasiswa, memang waktunya lebih banyak pada malam hari,” jelasnya.

Neny mengatakan, layanan perpustakaan pada pagi hingga siang hari, Senin sampai Sabtu, selama ini lebih banyak dimanfaatkan anak-anak dan pelajar. Sementara melalui layanan malam, pihaknya ingin memberikan ruang bagi kalangan dewasa, terutama pekerja dan mahasiswa.

Selain membaca dan berdiskusi, layanan peminjaman serta pengembalian buku tetap dibuka selama kegiatan berlangsung.

Untuk September 2026, Night at Library dijadwalkan digelar sebanyak dua kali, yakni pada Rabu (16/9/2026) dan Rabu (30/9/2026). Layanan tersebut dibuka mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WITA.

Antusias pengunjung saat Night At Library yang digelar Dispustakar Balikpapan, di ruang baca lantai 3.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung pada pelaksanaan perdana. Sejak pukul 16.00 hingga 20.00 WITA, tercatat sebanyak 117 orang datang dan memanfaatkan layanan perpustakaan.

“Bagi saya ini sangat membanggakan. Alhamdulillah, ruang baca kami tadi penuh. Artinya, animo masyarakat Kota Balikpapan untuk membaca, meminjam buku, dan memanfaatkan layanan perpustakaan tetap tinggi,” ujarnya.

Neny berharap keberadaan layanan tersebut dapat semakin mendekatkan perpustakaan dengan kebutuhan masyarakat. Selain menyediakan koleksi yang sesuai dengan segmentasi pengunjung, Dispustakar juga ingin menjadikan perpustakaan sebagai ruang bagi komunitas literasi untuk berkegiatan.

“Harapannya kami bisa menyediakan kebutuhan literasi masyarakat, baik dari segi koleksi buku yang sesuai segmentasinya. Di lantai 2 ada ruang baca anak, sedangkan lantai 3 untuk segmentasi orang dewasa sekaligus menjadi ruang bagi komunitas-komunitas literasi untuk berkegiatan,” katanya.

Saat ini, Dispustakar Kota Balikpapan memiliki sekitar 40 ribu judul buku dengan jumlah koleksi mencapai kurang lebih 100 ribu eksemplar. Jumlah eksemplar lebih banyak karena satu judul buku dapat tersedia dalam dua atau tiga eksemplar.

Untuk menjadi anggota perpustakaan, masyarakat cukup melakukan pendaftaran dengan membawa KTP. Setelah melakukan pendaftaran dan pengambilan foto, kartu anggota dapat diproses dan ditunggu di lokasi.

Setiap anggota dapat meminjam maksimal tiga buku dengan masa peminjaman selama 10 hari kerja. Anggota juga diwajibkan mengembalikan buku tepat waktu.

Dispustakar menyediakan layanan pengingat melalui SMS Gateway sebelum masa peminjaman berakhir. Nomor telepon seluler anggota yang tercatat pada data keanggotaan akan digunakan untuk memberikan informasi mengenai batas waktu pengembalian buku.

Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh anggota perpustakaan, baik masyarakat umum maupun pelajar. Neny menegaskan, tidak terdapat batasan usia untuk menjadi anggota perpustakaan.

Dengan adanya layanan malam dan ruang kegiatan bagi komunitas, Dispustakar berharap perpustakaan tidak hanya menjadi tempat memperoleh bahan bacaan, tetapi juga menjadi ruang masyarakat untuk berdiskusi, bertukar pengetahuan, dan mendapatkan manfaat dari berbagai informasi yang tersedia. (*/fa/ra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *