BALIKPAPAN, Berandakaktim.com – Finalisasi penetapan calon kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kecamatan Balikpapan Utara untuk menghadapi MTQ ke-54 Kota Balikpapan Tahun 2026 M/1448 H yang dijadwalkan berlangsung pada 6–11 November 2026 digelar Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (4/10/2026).
Finalisasi yang dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara dan diikuti sebanyak 96 peserta ini, menjadi tahapan lanjutan setelah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat kecamatan pada 8–9 Agustus 2026. Para peserta kembali diuji untuk memastikan kesiapan dan peningkatan kemampuan mereka sebelum ditetapkan sebagai kafilah yang akan mewakili Balikpapan Utara di tingkat kota.
Kasi Pemerintahan Kecamatan Balikpapan Utara, Kamsani menjelaskan, bahwa 96 peserta yang mengikuti finalisasi berasal dari berbagai cabang lomba, baik tilawah maupun tartil, yang dipersiapkan untuk mengikuti 34 cabang lomba MTQ tingkat Kota Balikpapan.
Ia mengatakan, peserta yang mengikuti finalisasi merupakan hasil seleksi STQ tingkat kecamatan. Setelah terpilih, mereka menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) selama September 2026.
“Finalisasi untuk penetapan calon kafilah hari ini adalah lanjutan dari hasil STQ yang kami laksanakan tanggal 8–9 Agustus kemarin. Mereka terpilih berdasarkan penampilan dan penilaian sebagai bagian dari pembinaan,” kata Kamsani.
Melalui finalisasi tersebut, dewan hakim kembali menilai kemampuan peserta untuk mengetahui perkembangan penampilan setelah menjalani pemusatan latihan. Penilaian dilakukan dengan mengacu pada standar MTQ tingkat kota guna menentukan kelayakan peserta untuk mewakili Kecamatan Balikpapan Utara.
Setelah penetapan kafilah, para peserta yang terpilih dijadwalkan kembali menjalani TC selama satu bulan hingga akhir Oktober 2026. Pemusatan latihan ini difokuskan pada penguatan kemampuan dan kesiapan peserta menjelang kompetisi tingkat kota.
“Harapannya, peserta yang nanti ditetapkan sebagai kafilah Kecamatan Balikpapan Utara mampu meningkatkan kapasitasnya sebelum tampil di tingkat kota,” ungkap Kamsani.

Camat Balikpapan Utara, Umar Adi mengatakan, seleksi dan finalisasi tidak sekadar bertujuan memenuhi kebutuhan peserta MTQ tingkat kota, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al Quran.
“Ini adalah bagian dari syiar kita sehingga kami coba lakukan seleksi itu secara bertahap dan cukup panjang. Harapannya, suatu saat mereka lebih termotivasi satu sama lain dalam rangka meningkatkan kapasitas masing-masing individu atau kafilah,” ujar Adi.
Ia menegaskan, pembinaan terhadap calon kafilah tetap dilakukan setelah tahapan seleksi dan finalisasi. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas peserta agar dapat tampil maksimal saat mengikuti MTQ tingkat kota.
Menurutnya, LPTQ Kecamatan Balikpapan Utara juga akan melanjutkan program pembinaan bagi para peserta hingga tahun depan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan mereka secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kecamatan Balikpapan Utara, Slamet Riyadi menambahkan, bahwa finalisasi merupakan bagian dari rangkaian seleksi untuk menentukan calon kafilah terbaik yang akan diutus ke MTQ ke-54 Kota Balikpapan.
Menurutnya, peserta yang mengikuti tahapan ini telah melalui STQ dan menjalani pembinaan melalui TC. Hasil penilaian dewan hakim selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan peserta yang layak mewakili Kecamatan Balikpapan Utara.
“Jadi, ini menjadi ajang untuk memilih calon kafilah yang sebelumnya sudah mengikuti TC dan kembali dinilai hari ini. Dari hasil penjurian akan ditentukan siapa yang layak diutus ke tingkat kota. Total ada 96 peserta dari berbagai cabang yang sudah disiapkan,” kata Slamet.
Dengan tahapan seleksi dan pembinaan tersebut, LPTQ Kecamatan Balikpapan Utara berharap kafilah yang ditetapkan tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu menunjukkan hasil pembinaan melalui penampilan terbaik pada MTQ tingkat Kota Balikpapan mendatang. (*/fa/ra)