BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Warga Kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah, mengapresiasi langkah Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) Karang Jati yang melakukan penyemprotan air bersih untuk membersihkan sisa-sisa debu yang diduga berasal dari aktivitas Kilang Pertamina Balikpapan.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi sisa partikel debu yang masih menempel di lingkungan permukiman, khususnya di kawasan ring satu kilang, sehingga diharapkan dapat meminimalkan dampak terhadap kesehatan dan kenyamanan warga. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasi Trantib Karang Jati, Mieke Moniung.
Ketua RT 37 Karang Jati, Mino mengatakan, penyemprotan air bersih sangat membantu masyarakat dalam membersihkan sisa debu yang masih tertinggal di lingkungan.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan penyemprotan air bersih ini untuk menghilangkan sisa-sisa debu yang diduga merupakan dampak dari aktivitas Kilang Pertamina Balikpapan,” ujar Mino, Minggu (28/6/2026).
Mino mengaku sempat merasakan langsung dampak keberadaan debu tersebut. Menurut dia, saat melakukan ronda malam di pos keamanan lingkungan, dirinya mengalami sesak napas, mata perih, tenggorokan gatal, hingga batuk yang diduga akibat menghirup partikel debu.
Ia menjelaskan, meskipun saat ini debu sudah tidak lagi keluar dari kawasan kilang, sisa partikel masih terlihat menempel di atap rumah, jalan lingkungan, hingga kendaraan milik warga. Ketika tertiup angin, debu tersebut kembali beterbangan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Nah, sisa-sisa debu yang tertinggal inilah yang masih mengganggu warga saat beraktivitas karena kembali beterbangan saat tertiup angin. Kondisi itu membuat sebagian warga masih merasakan sesak napas, mata perih, dan keluhan lainnya,” katanya.
Sementara itu, Pengurus Katana Karang Jati, Aries Wibowo mengatakan, kegiatan penyemprotan merupakan inisiatif Katana Karang Jati untuk membantu membersihkan lingkungan dari sisa partikel debu yang diduga berasal dari aktivitas Kilang Pertamina Balikpapan.
Menurut Aries, kegiatan tersebut melibatkan seluruh pengurus Katana, perangkat Kelurahan Karang Jati, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
“Penyemprotan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Harapannya, sisa-sisa debu dapat diminimalkan sehingga kualitas udara di kawasan Karang Jati menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi mengingat masyarakat yang tinggal di kawasan ring satu merupakan pihak yang paling merasakan dampaknya.
“Kami berharap peristiwa seperti ini tidak terulang lagi karena warga di sekitar kawasan kilang yang paling merasakan dampaknya,” tutup Aries. (*/fa/ra)