BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Tiga paket Narkoba jenis sabu-sabu dengan berat total 0,93 gram berhasil diamankan jajaran Satuan Samapta Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan, pada Patroli Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Rabu (16/07/2025).
Selain sabu-sabu, polisi juga menangkap 4 warga yang diduga sebagai pemilik atau sindikat peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kota Minyak dengan masing-masing barang bukti yang diamankan 0,29 gram, 0,31 gram, dan 0,33 gram sabu-sabu.
Kasat Samapta Polresta Balikpapan, AKP Much. Chusen membenarkan bahwa Satuan Unit Patroli Samapta Perintis Presisi mengamankan 4 warga yang mencurigakan saat dilaksanakannya Patroli Kamtibmas di wilayah Balikpapan.
“Saat tim dari Sat Samapta Polresta Balikpapan yang dipimpin Aipda Parman Lawali melaksanakan Patroli Kamtibmas, didapati para pelaku yang gerak-geriknya mencurigakan,” kata Chusen.
Personel Sat Samapta Polresta Balikpapan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku hingga ditemukan 3 paket Narkoba jenis sabu-sabu.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap keempat pelaku didapati sebanyak 3 paket sabu-sabu dengan berat 0,93 gram. Ke-3 paket sabu-sabu beserta 4 warga diduga sindikat Narkoba ini selanjutnya dibawa ke Polsek Balikpapan Barat guna ditindaklanjuti oleh unit Reskrim,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun menjelaskan, diamankannya 4 warga diduga bagian dari sindikat peredaran Narkoba jenis sabu-sabu ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk ke Polresta Balikpapan.
“Warga melaporkan ada dugaan maraknya aktivitas transaksi dan penggunaan sabu-sabu di wilayah Gunung Bugis Balikpapan Barat. Petugas kemudian melaksanakan patroli dan penyisiran di sekitar wilayah tersebut mengunakan sepeda motor,” kata Sangidun.
Saat di TKP, ungkap Sangidun, tim patroli berhasil mengamankan 4 warga yang mencurigakan serta melakukan penyelidikan mendalam.
“Dalam penggeledahan, petugas mendapati 3 paket sabu-sabu dan menemukan 1 senjata tajam jenis badik di kantong celana sebelah kanan dari salah satu warga,” tutup Sangidun. (*/ra/al)