Sidak, Halili Pesimistis Gedung Baru DPRD Balikpapan Rampung di Akhir 2025

BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Untuk kedua kalinya, Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan melakukan pengecekan kondisi atau sidak (inspeksi mendadak) gedung baru DPRD, yang berlokasi di belakang kantor lama.

Pengecekan ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi terkini gedung baru DPRD tersebut pasca libur panjang Lebaran. Serta rencana Komisi 3 DPRD Balikpapan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait.

Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Balikpapan, Halili Adinegara mengaku pesimistis bahwa gedung baru DPRD Balikpapan dapat diselesaikan tepat waktu yakni akhir tahun 2025 mendatang.

“Ini sudah bulan empat. Apalagi pelaksanaan pelelangannya juga kita belum tahu. Kalau saya lihat 2025, saya rasa belum bisa dipergunakan, saya pesimis,” kata Halili Adinegara ditemui wartawan usai peninjauan, Selasa (08/04/2025).

“Tapi kita lihat lagi ya, mudah-mudahan 2025 gedung baru DPRD Balikpapan ini sudah selesai, entah nanti di bulan 11 atau bulan 12 kita sudah bisa manfaatkan atau bisa ditempati,” harap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Lebih lanjut, tambah Halili, sapaan akrabnya, dengan kondisi minimnya waktu yang hanya 7 bulan lagi, gedung baru DPRD Kota Balikpapan dapat rampung sesuai target. Mengingat kondisi bangunan yang sudah dikerjakan dirasa hasilnya tidak sesuai harapan.

“Kalau melihat seperti ini, 7 bulan ke depan pun saya perkirakan belum selesai. Apalagi saat ini sudah memasuki bulan 4,” ujar Halili.

Selain itu, menurut Halili, belum adanya aktivitas atau kegiatan pengerjaan proyek karena pekerjanya masih menikmati suasana libur Lebaran, menjadi salah satu kendala atau penyebab lambatnya penyelesaian gedung senilai ratusan miliar rupiah ini.

“Ini masih suasana Lebaran, tukang pun belum ada kelihatan, belum ada tanda-tanda pekerjaan. Yang jelasnya, 7 bulan kedepan belum tentu selesai. Karena nggak mungkin kalau kita mau 100% bangunan seperti ini, dengan kondisi yang diduga tidak sesuai spesifikasi,” tutup Halili. (*/ra/al)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *