Jelang Peringatan HUT Ke-79 RI di IKN, Balikpapan Dikepung Banjir

BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Kota Balikpapan yang merupakan kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) justru dikepung banjir, Jumat (09/08/2024).

Banjir yang menerjang hampir diseluruh Kota Beriman ini terjadi akibat guyuran hujan yang cukup deras sejak dini hari hingga siang hari. Akibatnya, aktivitas warga, baik yang akan bekerja maupun aktivitas lainnya terhambat karena tingginya air yang menggenangi jalan raya, perkampungan warga hingga kawasan ekonomi di Kota Balikpapan.

Kawasan yang mengalami banjir tersebut meliputi kawasan Jalan MT Haryono Damai Balikpapan, Jalan Beler, Jalan Pemuda, Gang Mufakat, Jalan Graha Mulawarman Manggar, kawasan Graha Indah Jalan Projakal Balikpapan, serta lainnya.

Para pengendara sepeda motor yang memaksakan diri menerjang banjir, tak jarang terpaksa mendorong kendaraannya karena mogok. Seperti banjir yang terjadi di kawasan MT Haryono Damai Balikpapan.

Kondisi ini, tentu saja mendapat tanggapan beragam dari warga sekitar, maupun pengendara kendaraan lainnya yang akan melintas di kawasan tersebut. Mengingat, kawasan tersebut merupakan lokasi pelaksanaan proyek Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang menelan anggaran dari APBD Kota Balikpapan ratusan miliar rupiah.

“Banjirnya cukup deras. Ketinggian air juga cukup tinggi hingga selutut orang dewasa. Sepeda motor yang menerobos banjir banyak yang mogok,” kata Yunita, warga MT Haryono Damai Balikpapan ditemui media ini.

Selain di kawasan Jalan MT Haryono Damai, kawasan Jalan Pemuda Balikpapan juga mengalami banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa. Puluhan rumah di kawasan ini terpendam banjir.

“Dilaporkan bahwa kawasan Jalan Pemuda 8 dan 9 mengalami banjir. Ketinggian air sepinggang orang dewasa, Nih, rumah warga banyak yang terendam banjir,” ujar Hendrik, warga Jalan Pemuda 8.

Petugas SAR Gabungan di Balikpapan melakukan pemantauan lokasi banjir di salah satu kawasan di pemukiman padat penduduk di Balikpapan, Jumat (09/08/2024).

Banjir yang melanda Kota Minyak ini juga viral di media sosial seperti Instagram, Facebook serta media sosial lainnya. Banjir yang cukup parah ini juga diposting oleh mantan anggota DPRD Kota Balikpapan, drg. Syukri Wahid, yang postingannya menyatakan keprihatinannya.

“Uji coba. Program normalisasi DAS Ampal yang begitu besar di seputaran Jalan MT Haryono, spot ini yang menjadi tolak ukur bisa mengendalikan spot banjir,” kata Syukri Wahid.

Dari pantauan Berandakaltim.com di lapangan, sejumlah kawasan mengalami banjir hingga menyebabkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas di beberapa titik yang menjadi konsentrasi pengendara sepeda motor akibat terjebak banjir.

Salah satu kawasan yang mengalami kemacetan akibat dampak dari banjir ini di kawasan Batakan hingga Manggar Jalan Mulawarman Balikpapan Timur, tepatnya di pertigaan jalan masuk menuju jalan tol Balikpapan-Samarinda.

Selain banjir, sejumlah titik di Kota Balikpapan ini juga mengalami tanah longsor, seperti di kawasan pekuburan muslimin Kelurahan Gunung Sari Ulu, Jalan Patriot Kelurahan Margomulyo, serta lainnya.

Di Kelurahan Gunung Sari Ulu, tanah pekuburan yang berbukit mengalami longsor hingga menimpa rumah warga yang ada di bawahnya. Seorang warga mengalami luka-luka akibat tertimbun longsoran. Beruntung, korban dapat diselamatkan warga dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Warga yang nyaris tertimbun longsoran sudah dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah, dia selamat meski sepeda motornya tertimbun longsoran,” kata Yuni, warga Gunung Belah, Kelurahan GSU. (*/yu/ra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *