Budiono Soroti Kualitas dan SDM PDAM Balikpapan

BALIKPAPAN, Berandakaltim.com – Persoalan sumber daya manusia (SDM) di tubuh Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau biasa disebut dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kota Balikpapan, mendapat sorotan publik.

Hal ini menyusul adanya dugaan rangkap jabatan dewan pengawas (Dewas), perekrutan tenaga kerja yang diduga tidak transparan atau diduga titipan hingga kualitas air di PDAM Balikpapan.

Tak terkecuali sorotan dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Budiono. Ia menilai proses rekrutmen yang tidak terbuka berpotensi memengaruhi profesionalisme karyawan.

“Dari pengamatan kami, rekrutmen karyawan belum dilakukan secara terbuka. Diduga masih banyak tenaga kerja ‘titipan’, sehingga berdampak pada profesionalitasnya,” kata Budiono, Senin (6/4/2026).

Ke depan, tegas politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tersebut, penerimaan pegawai harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Budiono juga tidak menampik kemungkinan adanya rangkap jabatan di lingkungan PDAM, baik di tingkat dewan pengawas (Dewas) maupun manajemen, yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan.

“Bisa saja ada rangkap jabatan. Padahal, dewan pengawas seharusnya berperan aktif dalam mengawasi dan memberikan solusi atas berbagai keluhan masyarakat,” ujar Budiono.

Menurut Budiono, berbagai persoalan tersebut harus segera dibenahi jika Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan ingin merealisasikan target peningkatan layanan air bersih, khususnya sambungan rumah air PDAM pada 2027, seperti yang dipaparkan oleh Wali Kota pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Balikpapan.

“Kalau ingin menambah sambungan rumah, maka yang harus dibenahi terlebih dahulu adalah manajemen dan kualitas produksi airnya. Itu yang menjadi catatan penting kami,” pungkas Budiono. (*/fa/ra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *